DEPOK – Dalam upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis keterampilan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Cipayung, Kota Depok, menyelenggarakan Pelatihan Kopi Barista pada Minggu, 8 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PSI Kecamatan Cipayung dari pukul 13.00 hingga 17.00 WIB ini menuai antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Program pelatihan yang diikuti oleh puluhan peserta terpilih ini menghadirkan sejumlah pengurus partai, di antaranya Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kota Depok Hendra Gunawan, perwakilan Biro Ekonomi Kreatif DPD PSI Kota Depok Bapak Anto yang juga bertindak sebagai pemateri utama, Ketua DPC PSI Kecamatan Cipayung Ibu Budi Lestari, jajaran pengurus DPC PSI Cipayung, serta pengurus Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) se-Kecamatan Cipayung.
Agenda Terstruktur, Pembelajaran Komprehensif
Rangkaian acara dirancang secara sistematis untuk memberikan pengalaman belajar yang optimal. Dimulai dengan pembukaan oleh MC dari Divisi Humas DPC PSI Cipayung, dilanjutkan sambutan Ketua DPC Budi Lestari yang menekankan pentingnya keterampilan praktis sebagai bekal kemandirian ekonomi. Ketua Harian DPD PSI Kota Depok Hendra Gunawan kemudian memberikan sambutan sekaligus meresmikan pembukaan pelatihan yang ditandai dengan doa bersama.
Sesi inti pelatihan mencakup pemaparan materi teoritis tentang dunia kopi dan barista, dilanjutkan praktik langsung pembuatan kopi oleh peserta. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, menciptakan suasana keakraban antara pengurus partai dan masyarakat.
Tingginya Minat Masyarakat: Indikator Kebutuhan Riil
Ketua DPC PSI Kecamatan Cipayung Budi Lestari mengungkapkan bahwa respons masyarakat terhadap program ini melebihi ekspektasi. "Antusiasme warga dalam pendaftaran sangat besar. Namun, karena keterbatasan kuota pada kelas pertama, belum semua pendaftar dapat kami akomodasi," ungkapnya.
Pernyataan ini mengindikasikan adanya kebutuhan riil di masyarakat akan program pelatihan keterampilan yang aplikatif dan berorientasi pada peluang ekonomi. Industri kopi yang terus berkembang di Indonesia membuka peluang usaha yang luas, mulai dari kedai kopi skala kecil hingga bisnis kopi rumahan yang menjanjikan.
Pelaksanaan Profesional, Partisipasi Aktif
Pemateri sekaligus perwakilan Biro
Ekonomi Kreatif DPD PSI Kota Depok, Bapak Anto, memberikan apresiasi terhadap keseriusan peserta. "Alhamdulillah, acara pelatihan berjalan dengan lancar dan baik. Peserta aktif dan mengikuti materi serta praktik dengan serius," tuturnya.
Sikap proaktif peserta ini mencerminkan kesiapan masyarakat untuk mengembangkan diri melalui jalur pembelajaran alternatif yang praktis dan langsung applicable di dunia kerja atau kewirausahaan.
Politik Strategis: Hadir dengan Manfaat Nyata
Ketua Harian DPD PSI Kota Depok Hendra Gunawan menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif DPC PSI Cipayung. "DPD PSI Kota Depok mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada DPC PSI Kecamatan Cipayung atas program pelatihan ini. Antusiasme warga menunjukkan bahwa kerja politik yang strategis adalah kerja yang menghadirkan manfaat nyata. Terima kasih karena telah menghadirkan PSI di tengah masyarakat melalui kegiatan yang konkret dan berdampak," tegasnya.
Pernyataan ini menegaskan komitmen PSI untuk menjalankan politik berbasis program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar retorika atau janji-janji kampanye.
Visi Jangka Panjang: Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Program pelatihan barista ini merupakan bagian dari strategi komprehensif PSI dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan. Dengan membekali warga dengan kemampuan praktis yang marketable, PSI berharap dapat berkontribusi pada peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran partai melalui kerja-kerja nyata yang berdampak langsung.
Dalam konteks ekonomi kreatif yang terus berkembang, keterampilan barista bukan hanya membuka peluang kerja di industri kopi yang sedang booming, tetapi juga memberikan modal keterampilan untuk memulai usaha mandiri dengan investasi relatif terjangkau.
