Depok, 18 Maret 2026 — Komitmen pelayanan kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Depok melalui pengoperasian Posko Mudik Idul Fitri 1447 H di Gerbang Pintu Tol Limo.
Posko ini merupakan kelanjutan dari apel kesiapsiagaan yang digelar pada 17 Maret 2026, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi nyata Nahdlatul Ulama dalam mendukung kelancaran, keamanan, dan kenyamanan arus mudik Lebaran di wilayah Kota Depok.
Selama periode mudik, posko beroperasi penuh selama 24 jam dengan sistem dua shift, yakni pukul 08.00–20.00 WIB dan 20.00–08.00 WIB. Skema ini memastikan kehadiran personel secara berkesinambungan di titik strategis jalur mudik, khususnya di akses Gerbang Tol Limo yang menjadi salah satu jalur padat pemudik.
Penguatan operasional dilakukan melalui penugasan harian yang melibatkan dua Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) tingkat kecamatan se-Kota Depok secara bergilir. Pola ini tidak hanya menjaga efektivitas kerja lapangan, tetapi juga memperkuat konsolidasi kader dalam menjalankan fungsi sosial dan kemanusiaan.
Pada Rabu, 18 Maret 2026, Posko Mudik diisi oleh Satkoryon Cilodong di bawah komando Kasatkoryon Cilodong, Komandan Idris. Tim yang bertugas terdiri dari tujuh personel Banser dari Cilodong, yang diperkuat oleh kehadiran anggota dari Satkoryon kecamatan lainnya. Kolaborasi lintas wilayah ini menjadi cerminan soliditas internal Banser dalam menjalankan tugas pelayanan.
Pada hari yang sama, dukungan juga datang dari Satuan Khusus Protokoler Kota Depok yang dipimpin oleh Wahyudin Badai, guna memperkuat koordinasi lapangan serta memastikan kelancaran aktivitas posko.
Secara umum, Posko Mudik Ansor–Banser Kota Depok menyediakan berbagai layanan bagi masyarakat, antara lain bantuan informasi perjalanan, pertolongan pertama, serta dukungan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan. Seluruh layanan dijalankan dengan pendekatan humanis, sigap, dan profesional, sejalan dengan nilai pengabdian yang dipegang oleh kader Ansor dan Banser.
Dengan sistem yang terstruktur dan keterlibatan aktif seluruh unsur organisasi, keberadaan posko ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para pemudik yang melintas di Kota Depok. Lebih dari itu, kehadiran Ansor dan Banser di ruang publik menjadi representasi nyata dari semangat khidmat Nahdlatul Ulama dalam melayani umat dan menjaga kemaslahatan bersama.
