Depok, 28 Juni 2026 — Komisi Dakwah MUI Kecamatan Cilodong mendorong penguatan strategi dakwah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip ajaran Islam. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Kolaborasi Tiga Komisi MUI Kecamatan Cilodong yang diselenggarakan di Aula Masjid Nurul Ilmi, Perum PGRI Kalibaru, Kota Depok, Ahad (28/6/2026).
Materi disampaikan oleh KH. Lukman Nursalim, Ketua Komisi Dakwah MUI Kecamatan Cilodong.
Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa dakwah harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan berbagai media komunikasi modern, namun tetap mengedepankan hikmah, kelembutan, serta keteladanan sebagaimana diajarkan dalam Islam.
Komisi Dakwah menilai bahwa media digital merupakan salah satu instrumen strategis dalam memperluas jangkauan dakwah kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Oleh karena itu, para dai dituntut untuk meningkatkan kompetensi komunikasi, memahami karakter audiens digital, dan mampu menyampaikan pesan keislaman secara santun, menyejukkan, serta mudah dipahami.
Melalui kegiatan ini, Komisi Dakwah berharap lahir penguatan sinergi antara para mubalig, pengurus MUI, dan masyarakat dalam membangun dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus menjaga nilai-nilai persaudaraan, persatuan, dan kemaslahatan umat.
